
Anggota DPD RI Ahmad Bastian Sy Kunjungi Pondok Pesantren Al-Mujtama’ Al-Islami Lampung, Tanamkan Semangat Menuntut Ilmu Sepanjang Hayat

Lampung – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Drs. H. Ahmad Bastian Sy, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Mujtama’ Al-Islami Lampung, sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung pendidikan berbasis keislaman dan penguatan karakter generasi muda.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyapa langsung para santri sekaligus memberikan motivasi agar terus semangat menuntut ilmu. Kehadiran Ahmad Bastian Sy disambut hangat oleh pimpinan pondok pesantren, para dewan guru, serta ratusan santri yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Dalam kunjungannya, Ahmad Bastian Sy juga menyerahkan bantuan pendidikan berupa buku bacaan dan alat tulis kepada seluruh santri. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang proses belajar-mengajar di lingkungan pesantren serta meningkatkan minat baca para santri.

Dalam sambutannya, Ahmad Bastian Sy menekankan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban utama bagi setiap muslim dan harus dilakukan secara berkesinambungan. Ia mengingatkan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan untuk meraih gelar, tetapi juga untuk membentuk karakter dan kepribadian yang berakhlak mulia.
“Menuntut ilmu tidak dibatasi oleh usia dan waktu. Kewajiban ini berlangsung sepanjang hayat. Selama kita masih hidup, selama itu pula kita harus terus belajar,” ungkapnya di hadapan para santri.
Lebih lanjut, Ahmad Bastian Sy yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) UIN Raden Intan Lampung memberikan pesan inspiratif kepada para santri agar berani bermimpi besar dan memiliki cita-cita yang tinggi. Menurutnya, latar belakang sebagai santri pesantren bukanlah penghalang untuk menembus pendidikan dan pergaulan global.
“Jika kelak anak-anak sekalian menempuh pendidikan hingga ke luar negeri, bahkan ke universitas ternama dunia seperti Harvard University, identitas sebagai santri pondok pesantren akan tetap melekat dan menjadi kebanggaan,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa santri pesantren memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam hal akhlak, kedisiplinan, dan nilai-nilai spiritual. Oleh karena itu, karakter dan ciri khas pesantren harus terus dijaga, di mana pun para santri berada dan berkiprah.
“Karakter pondok pesantren yang identik dengan akhlakul karimah adalah modal utama santri. Ilmu setinggi apa pun harus dibarengi dengan akhlak yang baik,” tegasnya.
Menurut Ahmad Bastian Sy, pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual. Ia berharap para santri Pondok Pesantren Al-Mujtama’ Al-Islami Lampung dapat menjadi contoh generasi yang berilmu, beradab, dan berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mujtama’ Al-Islami Lampung menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta perhatian yang diberikan oleh Ahmad Bastian Sy. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi besar bagi para santri dan pengelola pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter.
Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi doa bersama dan foto bersama antara Ahmad Bastian Sy, pimpinan pondok pesantren, para ustaz, serta para santri. Diharapkan, silaturahmi ini dapat terus terjalin dan membawa manfaat nyata bagi dunia pendidikan pesantren di Provinsi Lampung.


